“Gebrakan baru dunia Pariwisata dengan kolaborasi event perlombaan Olahraga”
Sport tourism adalah jenis pariwisata yang menggabungkan kegiatan olahraga dengan perjalanan wisata. Dalam sport tourism, perjalanan dilakukan dengan motivasi utama untuk berpartisipasi dalam acara atau aktivitas olahraga, menonton acara olahraga, atau mengunjungi atraksi wisata yang berkaitan dengan olahraga.
Secara garis besar, sport tourism dapat dibagi menjadi dua jenis utama:
- Hard Sport Tourism: Melibatkan partisipasi atau menonton acara olahraga kompetitif yang terorganisir dan memiliki jadwal yang tetap. Contohnya termasuk Olimpiade, Piala Dunia FIFA, SEA Games, turnamen golf profesional, dan maraton internasional. Tujuan utama wisatawan dalam kategori ini adalah untuk menjadi bagian dari acara olahraga yang signifikan.
- Soft Sport Tourism: Lebih fokus pada partisipasi dalam aktivitas olahraga rekreasi atau perjalanan yang berhubungan dengan kebugaran dan gaya hidup aktif. Contohnya meliputi bersepeda santai di kawasan wisata, hiking, arung jeram, selancar, menyelam, atau mengikuti program kebugaran di destinasi wisata. Motivasi wisatawan lebih pada rekreasi, kesehatan, dan menikmati aktivitas olahraga di lokasi yang menarik.
Selain dua kategori utama tersebut, ada juga bentuk lain dari sport tourism, seperti:
- Sporting Event Tourism: Wisatawan melakukan perjalanan khusus untuk menonton acara olahraga tertentu.
- Celebrity and Nostalgia Sport Tourism: Perjalanan untuk bertemu tokoh olahraga terkenal, mengunjungi museum olahraga, atau tempat-tempat bersejarah terkait olahraga.
- Active Sport Tourism: Wisatawan berpartisipasi aktif dalam kegiatan olahraga sebagai bagian utama dari perjalanan mereka.
Kegiatan sport tourism memiliki beberapa tujuan dan manfaat, antara lain:
- Meningkatkan kunjungan wisatawan: Acara olahraga dapat menarik banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
- Mendorong pertumbuhan ekonomi: Kedatangan wisatawan akan meningkatkan pendapatan sektor pariwisata, seperti akomodasi, transportasi, makanan dan minuman, serta penjualan suvenir.
- Mempromosikan destinasi wisata: Acara olahraga dapat menjadi platform yang efektif untuk memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan fasilitas suatu daerah kepada khalayak yang lebih luas.
- Meningkatkan citra daerah: Kesuksesan penyelenggaraan acara olahraga dapat meningkatkan citra positif suatu daerah di tingkat nasional maupun internasional.
- Mendorong partisipasi olahraga: Event sport tourism, terutama yang bersifat massal, dapat menginspirasi masyarakat lokal untuk lebih aktif berolahraga.
- Menciptakan lapangan kerja: Industri sport tourism dapat menciptakan berbagai peluang kerja di sektor pariwisata dan olahraga.
Contoh kegiatan sport tourism di Indonesia antara lain Tour de Singkarak, Borobudur Marathon, Ironman Bintan, dan berbagai kejuaraan surfing di Bali. Kegiatan-kegiatan ini tidak hanya menarik peserta dan penonton, tetapi juga mempromosikan keindahan alam dan budaya Indonesia.

